Alinea Indonesia

Diskon 25%

FEMINISME INTERSEKSIONAL DAN PEREMPUAN MIGRAN Perspektif  Teoritis tentang Identitas, Ketidakadilan, Relasi Kuasa, dan Agensi

Harga aslinya adalah: Rp100.000.Harga saat ini adalah: Rp75.

Judul: FEMINISME INTERSEKSIONAL DAN PEREMPUAN MIGRAN Perspektif  Teoritis tentang Identitas, Ketidakadilan, Relasi Kuasa, dan Agensi
Penulis: Dr. Irna Fitriani, S.S., S.Pd., M.Pd., Susniwan, S.S., M.Hum.
Editor: Arfida
Desain Sampul : Muhammad Arfan Wijaya
Tata letak :Arfida

Kategori:

Deskripsi

FEMINISME INTERSEKSIONAL DAN PEREMPUAN MIGRAN Perspektif  Teoritis tentang Identitas, Ketidakadilan, Relasi Kuasa, dan Agensi  Buku ini disusun sebagai upaya untuk
memperluas pemahaman mengenai pengalaman
perempuan, khususnya perempuan migran, melalui
perspektif feminisme interseksional yang memandang
identitas, pengalaman sosial, relasi kuasa, ketidakadilan,
serta bentuk-bentuk agensi perempuan sebagai sesuatu
yang saling berkaitan.

Persoalan perempuan tidak dapat dipahami hanya
melalui satu kategori sosial. Pengalaman seorang
perempuan dibentuk oleh berbagai kondisi yang hadir
secara bersamaan, seperti gender, kelas sosial,
pendidikan, pekerjaan, status migrasi, etnisitas, bahasa,
budaya, status hukum, serta posisi sosial lainnya. Dalam
konteks perempuan migran, berbagai kategori tersebut
dapat bertemu dan menghasilkan pengalaman
kerentanan yang kompleks. Pada saat yang sama,
pengalaman migrasi tidak semata-mata menghadirkan
keterbatasan. Migrasi juga dapat menjadi ruang bagi
perempuan untuk membangun kemandirian, mengembangkan strategi bertahan hidup, membentuk jaringan sosial, menyuarakan pengalaman, dan melakukan negosiasi terhadap struktur yang membatasi
kehidupannya.

Perspektif feminisme interseksional menjadi
penting karena memungkinkan pengalaman perempuan
dibaca secara lebih utuh. Perspektif ini tidak
menempatkan perempuan sebagai kelompok yang
homogen, tetapi memperhatikan keberagaman
pengalaman yang terbentuk melalui persinggungan
berbagai struktur sosial dan relasi kekuasaan. Dengan
demikian, pembicaraan mengenai perempuan migran
tidak berhenti pada persoalan kerentanan, melainkan juga
mencakup agensi, resistensi, solidaritas, identitas, dan
kemungkinan transformasi sosial.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “FEMINISME INTERSEKSIONAL DAN PEREMPUAN MIGRAN Perspektif  Teoritis tentang Identitas, Ketidakadilan, Relasi Kuasa, dan Agensi”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *