Deskripsi
Buku Ghibah Sampah di Surga ini. Bali senantiasa dipuja sebagai etalase surga, tempat di mana harmoni alam, manusia, dan
spiritualitas dijunjung tinggi melalui filosofi Tri Hita Karana.
Namun, di balik panggung megah pariwisata, terdapat
kenyataan kontras yang kian mendesak: bom waktu ekologis
bernama krisis sampah.
Judul Ghibah Sampah di Surga sengaja dipilih sebagai
sebuah metafora sekaligus ironi. Persoalan sampah di Bali
selama ini kerap kali hanya menjadi bahan perbincangan di
ruang rapat, komoditas politik, atau narasi komunikasi publik
yang dipoles di media sosial demi citra estetika. Buku ini hadir
untuk menghentikan spekulasi tersebut dan beralih pada
otopsi kebijakan yang jujur, objektif, dan berbasis data
lapangan.
Fokus utama buku ini membedah paradoks penutupan
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung. Kebijakan mengunci
pintu hilir tanpa memastikan kesiapan infrastruktur
pengolahan di hulu adalah langkah yang keliru arah. Keputusan
tersebut melahirkan ruang yang benar-benar “Suwung”
kosong dari solusi nyata, nihil perencanaan sistemik, dan justru
memindahkan beban negara ke pundak masyarakat serta desa
adat melalui risiko desentralisasi pencemaran.





Ulasan
Belum ada ulasan.