Deskripsi
Buku Kabur Ke Hong kong Karena Trauma Mantan Perjuangan seseorang yang nekat “kabur” ke Hongkong demi mengubah nasib. Temanya seputar TKI, kerja keras di negeri orang, rindu rumah, dan mimpi biar keluarga di kampung hidup lebih layak. Tokoh utamanya biasanya digambarkan dari latar belakang sederhana, nggak punya pilihan banyak di Indonesia, akhirnya mutusin kerja ke luar negeri walau banyak risikonya. Buku ini nampilin sisi lain Hongkong: bukan cuma gemerlap, tapi juga keras, lonely, dan penuh air
Gaya bahasanya ringan, jujur, dan to the point. Penulis nulis pakai sudut pandang orang pertama, jadi berasa kayak lagi dengerin curhat langsung. Isinya mulai dari proses berangkat: urus dokumen, calo, sampai hari pertama kerja jadi ART/TKI. Ada juga cerita tentang diskriminasi, tipu daya agen, homesick, tapi juga ada momen solidaritas antar TKI di taman Victoria, hari libur, dan kirim uang buat anak/orang tua. Bahasanya campur logat kampung + bahasa sehari-hari, jadi gampang masuk dan kerasa “deket”





Ulasan
Belum ada ulasan.