Deskripsi
Buku yang berjudul “Konsep dan Nilai Karakter dalam Bai’at Santri di Pesantren” ini dapat diselesaikan dengan baik. Dunia pendidikan saat ini tengah menghadapi tantangan yang sangat kompleks, di mana arus globalisasi dan disrupsi teknologi tidak hanya membawa kemajuan materiil, tetapi juga membawa risiko degradasi moral. Di tengah
gempuran nilai-nilai luar yang sering kali kontradiktif dengan budaya ketimuran dan nilai agama, institusi pendidikan dituntut untuk kembali memperkuat jati diri dan integritas moral peserta didik.
Pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam indigenous di Indonesia, telah lama menjadi benteng pertahanan karakter bangsa. Keberadaan pesantren bukansekadar tempat mentransfer ilmu pengetahuan agama (transfer of knowledge), melainkan sebuah laboratorium kehidupan
yang mengedepankan pembentukan jiwa dan kepribadian (transfer of values). Di sinilah pentingnya menggali kembali khazanah tradisi pesantren yang memiliki daya ikat kuat terhadap karakter santri.
Salah satu tradisi yang memiliki dimensi spiritual dan
pedagogis yang sangat dalam, namun masih jarang dibahas
secara teoretis-konseptual dalam literatur pendidikan modern,
adalah tradisi bai’at. Secara umum, baiat sering kali dipahami
sebagai janji setia atau komitmen formal. Namun, dalam
konteks pesantren, baiat merupakan pintu gerbang transformasi batin seorang santri sebelum ia memulai perjalanan panjang menuntut ilmu.
Buku ini hadir untuk membedah secara mendalam
bagaimana konsep bai’at diintegrasikan sebagai instrumen
penguatan karakter.





Ulasan
Belum ada ulasan.